Hari ini dalam keadaan batuk2..pehh...sakit dada dibuatnya..hidup kene diteruskan..pagi nie duduk termenung memikirkan nak buat entry ape plak kali nie..gara-gara pi kursus pembangunan blog..dah terjebak plak dalam penghasilan blog sendiri kononnya..tetapi cuba digagahkan gak..teringin buat entry yang boleh dikongsi bersama..nak kate bijak idak la...tetapi teringin jadi bijak..kamon la idea plzz coming coming....errmm..errmm...
NAFSU
Nafsu itu adalah keinginan manusia yang tersirat dalam akal fikirannya.
Nafsu ada yang baik, iaitu nafsu yang tidak bertentangan dengan hati
nurani serta perintah-perintah dan larangan-larangan yang Allah
tetapkan. Namun ada pula nafsu yang buruk, iaitu nafsu yang hanya untuk
memenuhi keinginan fikirannya saja, tanpa melibatkan hati nurani dan
ketetapan Allah. Berikut ini adalah jenis-jenis nafsu menurut Islam.
Nafsu Amarah
- adalah nafsu yang berbangga apabila membuat sesuatu kemungkaran.
- mereka adalah dari golongan yang bermaksiat di mata dan di hatinya.
- mereka adalah golongan ahli neraka.
- adalah nafsu yang menyadari apabila melakukan suatu kemungkaran.
- golongan ini beramal tetapi masih ada riya, hasut, dengki dan sebagainya.
- nafsu mereka tetap dilakukan walau mereka tahu itu salah.
- mereka adalah golongan ahli neraka.
- adalah nafsu yang telah dapat membuang sifat buruk.
- walaupun begitu, mereka masih mengkritik diri sendiri.
- mereka adalah golongan ahli neraka.
Kemudian nafsu-nafsu yang baik adalah :
Nafsu Mutmainah
- adalah nafsu yang lemah lembut.
- mereka mendapat ketenangan dan menghilangkan gelisah di jiwa.
- mereka adalah orang yang soleh.
- golongan ini adalah dijamin syurga.
- nafsu yang berusaha untuk melatih diri untuk mencintai Allah sepenuhnya..
- mereka bergaul dengan orang banyak tetapi hatinya semata-mata hanya kepada Allah.
- mereka juga disebut sebagai Wali Allah.
- adalah nafsu yang sempurna, nafsu yang hanya dimiliki oleh para Nabi dan Rasul.
- adalah nafsu yang terbaik dan yang paling dicintai Allah. Nafsu ini adalah nafsu yang paling diredhai Allah. Keredhaan tersebut terlihat pada anugerah yang diberikan-Nya berupa sentiasa berzikir, ikhlas, mempunyai karomah, dan memperoleh kemuliaan, sementara kemuliaan yang diberikan Allah SWT itu bersifat universal, ertinya jika Allah memuliakannya, siapa pun tidak akan mampu menghinakannya, demikian pula sebaliknya orang yang dihinakan oleh Allah SWT, siapa pun tidak mampu memuliakannya.


terbaiklah bro, teruskan usaha dakwahmu dalam laman blog ni kipidap!
ReplyDeletecaiyok
ReplyDeletehahaha...terima kasih atas dorongan kalian...
ReplyDelete